"Memang saya sendiri belum puas dengan kinerja yang saat ini, tapi sudah oke. Tapi saya masih ingin lagi supaya lebih meningkat lagi aktivitas sensusnya," ujar Fuad ketika ditemui di Gedung Kementerian Keuangan, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Senin (13/8/2012).
Menurut Fuad, sensus pajak merupakan program harapan untuk meningkatkan penerimaan pajak di tengah krisis ekonomi dunia yang diperkirakan dampaknya masih berlanjut pada tahun depan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fuad mengakui antusiasme semua warga negara memang tidak tinggi jika menyangkut dengan pembayaran pajak. Untuk itu, peran aparat pajak lah yang sangat dibutuhkan guna menyukseskan program ini.
"Orang memang tidak senang bayar pajak, tapi kita harus aktif untuk mendorong orang bayar pajak," jelasnya
Sensus pajak tersebut, lanjut Fuad, tidak hanya di sektor ritel dan perdagangan tetapi juga akan diperluas dan diperdalam ke sektor lain seperti tambang.
"Sensus ini termasuk di bidang pertambangan, bukan hanya di ritel, perdagangan, dan lain-lain, tapi juga manufaktur dan pertambangan," paparnya.
Untuk itu, Fuad menyatakan program sensus pajak ini akan diperpanjang hingga tahun depan.
"Terus, kita akan perpanjang. Kita tidak perlu banyak bicara tapi kita akan kerja terus. Saya akan tingkatkan lagi," tandasnya.
(nia/dnl)











































