Pihak PT Adhi Karya Tbk mengaku siap melanjutkan pembangunan proyek monorel di Jakarta. Namun Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Karya ini masih menunggu hasil Pilkada putaran kedua DKI Jakarta sebelum mengajukan izin melanjutkan proyek tersebut.
"Kalau menghubungi Pemda belum, karena masih Pilkada," ungkap Direktur Utama Adhi Karya Kiswodarmawan saat berbincang dengan detikFinance, Selasa (14/8/2012).
Proyek monorel, sebelumnya direncanakan memiliki 2 trayek operasi, yaitu pertama dari kawasan Rasuna Said-Gatot Subroto-Sudirman-Senayan-Pejompongan. Sedangkan rute kedua menempuh jarak Kampung Melayu-Casablanca-Tanah Abang-Roxy.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Intinya menambah moda angkutan, memberikan kapasitas daya angkut dan akan terkoneksi dengan MRT," tambahnya.
Namun, Kiswodarmawan mengaku, ada kemungkinan jika terjadi perubahan rute yang telah dirancang sebelumnya yaitu tidak menggunakan jalur tiang pancang monorel yang telah dibangun sebelumnya.
"Diusulkan link (jalur) sebagian dipakai, namun ada kemungkinan jalur yang sudah ada tidak terpakai," tutupnya.
Sebelumnya, Gubenur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengaku belum menerima surat pengajuan atau proposal dari Adhi Karya terkait rencana pembangunan kembali proyek monorel di Jakarta. Fauzi Bowo yang biasa disapa Foke menegaskan proyek monorel yang sebelumnya sempat dibangun sudah dinyatakan kadaluarsa karena tak layak. (dnl/ang)










































