Terbengkalai 8 Tahun, Tiang Monorel Jadi Lapak Iklan

Terbengkalai 8 Tahun, Tiang Monorel Jadi Lapak Iklan

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Selasa, 14 Agu 2012 10:41 WIB
Terbengkalai 8 Tahun, Tiang Monorel Jadi Lapak Iklan
Jakarta - Tiang-tiang monorel yang teronggok bertahun-tahun di kawasan Senayan dan Kuningan Jakarta kondisinya semakin memprihatinkan. Saat ini beton-beton tersebut jadi tempat pemasangan poster dan iklan.

Penulusuran detikFinance Senin (13/8/12) di kawasan Senayan, tiang pancang monorel hanya dijadikan tempat spanduk dan poster. Bahkan foto Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo alias Foke pun nampang di salah satu tiang pancang di dekat Pintu Selatan GBK Jakarta.

Foto Foke yang menempel di salah satu tiang monorel terkait soal dukungannya kepada para atlet DKI untuk menjadi juara umum di PON Riau 9-20 September 2012. Spanduk ini hanya salah satu contoh dari beberapa spanduk atau poster lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Poster dan spanduknya didiamkan aja, kalau ada acara di Senayan, poster dan spanduk yang nempel di tiang itu makin banyak, nggak ada penertiban cuma jika acara selesai, spanduk dan poster biasanya mereka bongkar," ujar salah satu pejual tanaman hias yang tak mau disebutkan namanya di kawasan Senayan, kepada detikFinance, Senin (13/8/2012)

Seperti yang diketahui, rencana pembangunan tiang-tiang monorel telah terhenti sejak tahun 2004 lalu. Padahal, tiang-tiang tersebut sudah di bangun di kawasan kuningan hingga senayan. Hingga saat ini tercatat ada 160 tiang monorel di kawasan tersebut.

Pada 19 September 2011 lalu, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo secara resmi menghentikan masa perjanjian terhadap konsesi PT Jakarta Monorel sebagai pengembang dan investor monorel. Dampak penghentian perjanjian itu, pihak PT Jakarta Monorel meminta penggantian biaya investasi Rp 600 miliar.

Foke pada waktu itu menegaskan akan mengganti sesuai rekomendasi dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang menyatakan jika ganti rugi dapat dibayarkan kepada investor monorel maksimal Rp 204 miliar.

Awalnya proyek monorel rencananya akan dibagi menjadi dua jalur, yakni jalur hijau dan jalur biru, dan diperkirakan dapat mengangkut 120 ribu orang per hari. Monorel jalur hijau sepanjang 14,2 kilometer akan beroperasi dari Semanggi ke Kuningan. Sedangkan, jalur biru sepanjang 12,2 kilometer dari Kampung Melayu-Casablanca-Tanah Abang hingga ke Roxy.

(hen/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads