Dirjen Perikanan Budidaya Slamet Subyakto mengaku setidaknya hanya sekitar 20 persen dari 1,4 juta hektar lahan budidaya tambak kolam yang bersertifikasi.
"Tambak dan kolam ada 1,4 juta hektar. Kira-kira yang belum sertifikasi ada 80 persennya," ungkap Slamet di Kantor KKP Jakarta, Selasa (14/8/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
KKP menargetkan hingga tahun 2014 bisa menyelesaikan pemberian sertifikat kepada petani tambak dan kolam hingga 47.000 sertifikat. Harapannya, para petani setelah memperoleh sertifikat bisa mengakses permodalan dengan mudah.
"Ada masalah agunan sertifikat tanah kita masih sangat kurang sehingga kerjasama dengan BPN untuk proses sertifikasi tanah untuk jaminan," tutup Slamet.
(hen/dru)











































