Hal ini disampaikan oleh Menteri Tenaga Kerja dan Trasmigrasi Muhaimin Iskandar sebelum menghadiri penghargaan kepada transmigrasi teladan di Kantor Kemenakertrans, Kalibata, Jakarta, Rabu (15/08/12).
"Transmigrasi sangat penting dan akhir akhir ini sangat menentukan karena keterbatasan lahan diberbagai tempat dan keterbatasan sumber daya manusianya ini hanya bisa dilakukan dengan trasmigrasi," kata pria yang sering disapa Cak Imin ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya itu, Muhaimin juga meminta keterlibatan kementerian lain, agar program transmigrasi besar manfaatnya untuk masyarakat.
"Saya kira problem terberat kita adalah sektoral termasuk terganggu dan macetnya program transmigrasi adalah karena masalah sektoral. Oleh karena itu kita konsolidasi dengan Bappenas di mana ini bukan hanya program Kemenakertrans, tetapi ada PU (Pekerjaan Umum) dan Kementerian Perhubungan juga sektor lain yang terkait. Jika begitu ini tidak jalan," imbuhnya.
Muhaimin tetap konsolidasi dan mengingatkan pada Kementerian dan sektor lain untuk menetapkan kawasan perbatasan tertinggal dan daerah-daerah terluar dengan melibatkan program yang dinamakan transmigarasi. Mengenai besarnya anggaran yang harus dipenuhi untuk melakukan program transmigrasi, Muhaimin hanya berkomentar.
"Anggaran kita untuk tahun ini sangat kecil hanya Rp 1,5 triliun, idealnya Rp 3 triliun yang bisa kita bilang sehat," tutupnya.
(dnl/dnl)











































