Komisi VIII Dukung Kontrak Exxon di Cepu Tidak Diperpanjang

Komisi VIII Dukung Kontrak Exxon di Cepu Tidak Diperpanjang

- detikFinance
Sabtu, 28 Agu 2004 15:23 WIB
Jakarta - Komisi VIII DPR RI mendukung langkah PT Pertamina (Persero) untuk tidak memperpanjang kontrak pengelolaan Blok Cepu oleh perusahaan minyak asalAmerika Serikat, ExxonMobil. Langkah tersebut dinilai tepat seiring berubahnya Pertamina menjadi persero yang lebih mandiri. "Komisi VIII telah mendukung rencana Pertamina untuk tidak memperpanjang kontrak Cepu. Dengan langkah itu posisi Pertamina sebagai persero bisa menjadi lebih fleksibel untuk upayakan sumber pendanaan karena Cepu cukup potensial," ujar anggota Komisi VIII DPR RI Ramson Siagian di Jakarta, Sabtu (28/8/2004).Blok Cepu yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur ini dimiliki Pertamina dan dikelola ExxonMobil melalui Technical Assistance Contract (TAC). Kontrak ini akan berakhir tahun 2010. Namun Exxon meminta perpanjangan lebih cepat seiring dengan rencananya menambah investasi di blok tersebut. Dikhawatirkaan investasi itu tidak akan kembali jika kontrak diperpanjang. Exxon mengklaim telah menemukan cadangan minyak sebesar 600 juta barrel dan 700 miliar sampai 1,25 triliun gas di blok itu. Namun analis memperkirakancadangan di blok tersebut jauh lebih besar dari estimasi Exxon.Besarnya cadangan di blok itu, menurut Ramson, akan memperbesar return on investment. "Jai akan lebih baik jika Pertamina mengelola sendiri," tukasnya. Seperti yang diberitakan sebelumnya dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VIII DPR hari Rabu (25/8/2004) lalu, Direktur Utama Pertamina, Widya Purnama menegaskan, pihaknya tidak memperpanjang kontrak ExxonMobil di Blok Cepu yang akan berakhir tahun 2010. Pertamina memutuskan untuk mengelola blok itu sendiri karena dinilai akan menguntungkan perusahaan. Keputusan itu, menurut Widya, merupakan salah satu strategi Pertamina untuk mengalahkan perusahaan minyak asal Malaysia, Petronas. (asy/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads