Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono menharapkan dengan adanya mudik melalui Kapal Laut jalur Pantura bisa lenggang.
"Mudik dengan menggunakan bus dan kapal laut. Ini adalah upaya pemerintah untuk membantu masyarakat guna mengurangi kepadatan di Jalur Pantura," ucap Bambang saat memberikan pengarahan kepada pemudik di Terminal Penumpang Tanjung Priok, Kamis (16/08/12).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini kedua kalinya sejak pertama di tahun 2011 lalu. Tahun lalu kita mengangkut hanya 300 unit motor dengan 600 orang ini karena kurang sosialisasi," katanya.
Mudik dengan menggunakan kapal laut adalah salah satu cara mengurangi peningkatan kepadatan jalur pantura. Momen ini dilaksanakan dengan 2 tahap. Hari ini tahap pertama dari Tanjung Priok ke Tanjung Emas dengan 940 unit motor dan 1741 penumpang. Hari Sabtu (18/8/2012) adalah tahap kedua, hingga kini tercatat sebanyak 230 unit motor dan 406 penumpang.
"Gratis ada biaya makanan termasuk asuransi kali ini kita menggunakan KRI Banda Aceh," tuturnya.
Ia menuturkan pemudik roda dua hanya bisa mendaftar sampai tanggal 15 Agustus 2012.
Total pemudik tahun ini diperkirakan ada 25-27 juta pemudik, mencakup 6,4 juta pemudik naik kendaraan pribadi, 2,5 juta naik motor, sisanya naik transportasi umum. 1 juta pemudik dari Jabodetabek, 30% menuju kampung halaman di Jawa Tengah.
"Ini usaha kongkret untuk mengurangi kepadatan motor dan mobil di alur mudik," kata Bambang.
(hen/hen)











































