Pemerintah berjanji menggenjot pembangunan infrastruktur tahun depan. Anggaran infrastruktur di 2013 bakal digunakan antara lain untuk membangun 15 bandara baru.
Demikian disampaikan SBY dalam pidato Nota Keuangan 2013 di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (16/8/2012).
"Pada bidang transportasi udara, untuk mendukung keterhubungan antarwilayah (domestic connectivity), kita arahkan pemanfaatan anggaran infrastruktur untuk membiayai pembangunan 15 bandar udara baru, serta pengembangan dan rehabilitasi sekitar 120 bandar udara," tegas SBY.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di bidang transportasi laut, pemerintah rencanakan pembangunan kapal perintis dan penumpang sebanyak 22 unit; serta pembangunan prasarana 61 dermaga penyeberangan.
Dalam RAPBN 2013, alokasi belanja modal (untuk infrastruktur) direncanakan sebesar Rp 193,8 triliun, atau naik Rp 25,2 triliun (14,9%) dari pagu anggaran dalam APBN-P 2012.
Kemudian, untuk menunjang program ketahanan energi, alokasi anggaran belanja modal untuk infrastruktur direncanakan untuk menambah jaringan gas pada empat kota, meningkatkan sambungan-sambungan rumah yang teraliri gas bumi melalui pipa sejumlah 16.000 Saluran Rumah (SR).
Lalu pemerintah juga akan melakukan pembangunan satu Kilang Mini Plant LPG, dan meningkatkan rasio elektrifikasi mencapai sekitar 77,6 persen.
Selanjutnya, untuk mendukung program ketahanan pangan, pemerintah akan memanfaatkan alokasi anggaran belanja infrastruktur untuk pencetakan sawah seluas 100 ribu hektar, meningkatkan luas layanan jaringan irigasi lebih dari 107 ribu hektar, mengembangkan sumber air alternatif skala kecil 1.855 unit, mengembangkan jaringan dan optimasi air sepanjang lebih dari 524 ribu hektar, membangun 164 embung/situ, serta membangun 6 waduk di Daerah Aliran Sungai (DAS) Bengawan Solo.
(dnl/hen)











































