Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengaku, selama ini telah memberikan dana yang sangat besar untuk pembangunan Papua dan Papua Barat.
"Banyak (dana), Kalau kita bandingkan seluruh pendapatan Papua yang masuk ke kas negara, dengan yang kita kembalikan ke Papua, itu lebih besar dari yang kita kembalikan ke Papua," kata Hatta di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (23/8/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pertanyaan besar pemerintah saat ini, bahwa pemerintah di daerah juga harus lebih baik juga," ujarnya.
Namun Hatta tak mau mengatakan pemerintah daerah Papua tidak baik dalam mengelola anggaran
"Saya tidak ingin mengatakan seperti itu (Pemda kurang baik mengelola anggaran), akan tetapi menurut saya, dana yang dikucurkan itu besar sekali ke daerah itu, seharusnya, kita bisa mengakselerasinya," kata Hatta.
Seperti diketahui, dalam Nota Keuangan RAPBN 2013 Presiden SBY berjanji tahun depan pemerintah mengalokasi Dana Otonomi Khusus (DOK) Rp 13,2 triliun. Pemerintah akan mengalokasikan untuk Provinsi Papua Rp 4,3 triliun; Papua Barat Rp 1,8 triliun; dan Nangroe Aceh Darussalam (NAD) Rp 6,3 triliun.
Selain Dana Otonomi Khusus, pemerintah juga mengalokasikan dana tambahan infrastruktur untuk Papua dan Papua Barat Rp 1 triliun.
"Saya minta agar Dana Otonomi Khusus ini dapat dikelola secara transparan dan akuntabel, sehingga dapat kita manfaatkan secara optimal untuk mengejar ketertinggalan dalam pemenuhan pelayanan kesehatan, pendidikan, infrastruktur, dan ekonomi rakyat," cetus SBY.
(rrd/dnl)










































