Hal tersebut seperti diungkapkan Direktur Eksekutif Masyarakat Transportasi Indonesia Pandit Pranggana kepada detikFinance, Senin (27/8/2012).
"Di 2014 Jakarta akan macet total. Ke mana-mana macet, karena jumlah jalan yang ada sama dengan jumlah kendaraan pribadi di jalan, misal pajangnya 100 km maka 100 km diisi full oleh kendaraan pribadi, mau jalan ke mana, semua penuh," ujar Pandit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Harus ada cara yang membuat orang yang biasa pergi ke mana-mana menggunakan kendaraan pribadi beralih menggunakan transportasi umum," ucapnya.
Menurut Pandit, sarana transportasi berupa Mass Rapid Transportation (MRT) dan monorel bisa menjadi salah satu solusi walaupun efeknya tidak bisa langsung dirasakan cepat.
"Tapi harus ada transportasi massal yang nyaman di Jakarta, seperti MRT, tunggu apalagi? Kenapa harus menunda MRT, skema, desain, dana sudah ada semua, tinggal tunggu realisasinya. Kalau tidak secepatnya bukan tidak mungkin 2014 Jakarta benar-benar stuck (macet total)," cetusnya.
(rrd/dnl)











































