China, Korsel & Prancis Lirik Kereta Layang Surabaya

China, Korsel & Prancis Lirik Kereta Layang Surabaya

- detikFinance
Rabu, 29 Agu 2012 11:21 WIB
China, Korsel & Prancis Lirik Kereta Layang Surabaya
Jakarta - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mendukung rencana pembangunan elevated railway (kereta layang) di Surabaya sepanjang 22 Km. Beberapa investor dari China, Korea Selatan (Korsel) dan Prancis berminat terhadap proyek ini.

Wakil Menteri Perhubungan, Bambang Susantono menjelaskan akan membantu mempersipkan secara matang dari proses perencanaan hingga tender untuk kereta layang di Surabaya itu.

"Di Surabaya kita melakukan studi bareng untuk pengembangan kereta layang. Kita akan siapakan market sounding melalui pengajuan proposal," ungkap Bambang di acara International Infrastructure Conference and Exhibition 2012 di JCC, Jakarta, Rabu (29/8/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kereta layang ini rencananya akan melewati Pelabuhan Tanjung Perak melalui Stasiun Gubeng terus menuju Bandara Juanda. Proyek ini mulai dilirik oleh beberapa investor dari negara-negara besar yang telah terbiasa mengembangkan transpotasi publik modern.

"Biasanya suka tanya juga China, Prancis dia punya studi terus Korea (Korsel)," imbuhnya.

Bambang menjelaskan, jika pengembangan kereta layang Surabaya hanya fokus pada mekanisme pendapatan tiket untuk mendukung pengembalian investasi saja, tidak akan menjadi proyek yang menarik. Menurutnya, akan dirancang skema yang melibatkan fasilitas tambahan untuk mempercepat proses pengembalian investasi.

"Kalau hanya mengandalkan tiket, pengembalian investasinya lambat. Harus bekerjasama dengan mall," sebutnya

Jika tidak ada halangan, proyek transportasi massal ini pada tahun 2013 sudah bisa dilakukan tender. "Lebih cepat lebih baik, tahun depan dimulai tender," tutupnya.

(/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads