"Yang jelas Jakarta dulu karena sudah sejak 2006," ujar Menteri Keuangan Agus Martowardojo saat ditemui di kantornya, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Rabu (29/8/2012).
Mengenai anggaran yang disediakan pada tahun 2013 mendatang sebesar Rp 3,1 triliun, Agus Marto mengaku akan melakukan koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU) guna menentukan besaran yang dibutuhkan untuk pembangunannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam nota Keuangan RAPBN 2013 disebutkan, pada tahun 2011, pemerintah telah menggelontorkan anggaran sebesar Rp 6,8 miliar untuk perencanaan pembangunan MRT. Sementara, pada tahun 2012, anggaran yang ditetapkan pemerintah untuk proyek MRT sebesar Rp 1,6 miliar.
Kemudian pada tahun 2013, direncanakan akan dianggarkan Rp 3,1 triliun untuk pembangunan MRT. Anggaran ini masuk dalam belanja hibah yang diterima pemerintah pada tahun depan dari JICA, Jepang.
Proyek MRT saat ini seakan-akan menjadi persaingan gengsi antara kota-kota besar di Indonesia. Selain Jakarta, ada Bandung yang menyiapkan MRT dengan menggandengan China, termasuk elevated railway yang disiapkan di Surabaya.
"Ini kan pertama kali di Indonesia, walapun Jakarta itu juga ada kerjasama dengan Jepang (JICA), mudah-mudahan Bandung mendahului Jakarta dan mohon maaf kalau Bandung mendahului Jakarta," ungkap Walikota Bandung Dada Rosada kemarin.
(nia/hen)











































