Hal tersebut diungkapkan Kepala Biro Humas PT MRT Jakarta, Manpala Rega Chandra Gupta Sitorus kepada detikFinance, Kamis (30/8/2012).
"PLN menjamin pasokan listrik ke MRT, jadi tidak ada sampai terjadi kereta mati di dalam perjalanan. Pasalnya MRT nanti akan dipasok 2 pembangkit listrik berbeda, jadi jika salah satu mati, maka listrik akan dipasok otomatis ke pembangkit yang satunya," ujar Gupta
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mou antara kami dan PLN untuk Lebak Bulus –Bundaran HI, mendapatkan jaminan pasokan sebeaar 60 Mva, dengan menjadi pelanggan Platinum, MRT membayar tarif paling mahal, sehingga diharapkan tidak ada kenjadian matinya pasokan listrik dari PLN saat pengoperasionalan kereta,” ungkapnya.
Namun kata Gupta, tidak menutup kemungkinan juga, jika dalam kondisi terburuk listrik mati, dan seperti di negara-negara lain yang memiliki MRT, juga telah disiapkan prosedur penanggulangan seperti evakuasi dan lainnya.
"Namun tidak menutup kemungkinan juga terjadi keadaan terburuk sehingga listrik mati, samaseperti dinegara lain atau kota lain yang ada MRT-nya, telah disiapkan prosedur penanggulangan seperti evakuasi dan lainnya," tambahnya.
(rrd/hen)










































