Kedatangan wanita terkuat di dunia yaitu Kanselir Jerman Angela Merkel ke Beijing, China membawa berkah untuk produsen pesawat Prancis Airbus. China memesan 50 Airbus senilai US$ 3,5 miliar atau sekitar Rp 31,5 triliun.
Dikutip dari Reuters, Kamis (30/8/2012), perjanjian pemesanan pesawat tersebut telah ditandatangani bersamaan dengan kedatangan Merkel ke Beijing.
ICBC Leasing dan Airbus telah menandatangani pembelian 50 pesawat A320 ini dan perjanjian lain soal perakitan Airbus di China.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Merkel akan berangkat ke China beserta sejumlah besar delegasi bisnis termasuk Tom Enders, CEO perusahaan induk Airbus, EADS. Dalam perjalanan bisnis itu, Merkel dijadwalkan mengunjungi pabrik di Tianjin bersama Perdana Menteri China Wen Jiabao yang sekaligus warga asli kota tersebut.
Pesawat Airbus kecil, dirakit sebagian di China untuk pasar penerbangan dunia yang bertumbuh pesat, tidak terpengaruh dampak buruk dari sengketa emisi tersebut sejak perjalanan domestik berkembang.
China terus memblokir pembelian 35 pesawat A330 yang lebih besar untuk memprotes rencana Uni Eropa yang memaksakan skema pengurangan karbon dan dirasa negara-negara oposisi tidak adil. China telah melanjutkan pemesanan jet jarak pendek Airbus A320, beberapa dirakit di China, meskipun sengketa menghambat jet yang lebih besar.
Beijing secara reguler membeli model yang lebih kecil seperti Airbus A320 dan Boeing 737 dalam beberapa batch bertepatan dengan kunjungan negara Eropa atau AS. Kunjungan Merkel ke China merupakan yang kedua kalinya tahun ini dan menargetkan ikatan perdagangan yang lebih kuat di antara dua negara eksportir terbesar di dunia ini.
(dnl/hen)










































