"Hasil realisasi belanja APBN 2012 per akhir juni lebih baik dibandingkan tahun lalu sebesar 7 persen, dari 25 persen pada tahun lalu menjadi 32 persen. Meski naik tapi kita tidak happy. Bukan suatu gambaran yang menggembirakan" ujarnya dalam jumpa pers di kantornya, Jalan Veteran, Jakarta, Kamis (30/8/2012).
Realisasi belanja secara keseluruhan yang terbaik adalah BKKBN yaitu 46,41 persen. Sedangkan yang terendah adalah Kementerian Perumahan Rakyat yaitu sebesar 2,39 persen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan, lanjut Kuntoro terdapat 4 Kementerian/Lembaga masih 0 persen dalam realisasi belanja modal. Keempat K/L itu adalah Kementerian Pemuda dan Olahraga, BIN, BNPT, dan DKN.
"Belanja modal realisasinya 19,84 persen. Kemenpora, BIN, BNPT, DKN masih nol dan 39 K/L realisasinya masih 0-10 persen. Ya Kemenpora mungkin karena 'sakit kepala'," sindiri Kuntoro.
Kemenpora memiliki pagu anggaran dalam APBN-P 2012 sebesar Rp660 miliar, BIN Rp 217,11miliar, BNPT Rp 6,88 miliar, dan DKN Rp 2,33 miliar.
Kuntoro menyebutkan terdapat 4 K/L paket kegiatannya terlelang 100 persen yaitu LKPP, BP Batam, SAR, BKN.
"Total paket lelang sebanyak 38.710 paket, dan akan bertambah karena ada paket yang belum terdeteksi," tandasnya.
(nia/dru)











































