Dahlan memimpin rapat dengan direksi KKA dan PLN untuk membahas hal tersebut di Peusangan Kabupaten Bireun, Aceh.
"Power Plant 36 MW dihidupkan, listriknya dikirim ke PLN untuk Masyarakat Aceh," kata Kepala Biro Humas dan Protokol Kementerian BUMN, Faisal Halimi kepada detikFinance, Sabtu (1/9/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Diperlukan revisi mesin untuk menutup valve dengan biaya sekitar Rp 3 milair (untuk reingineering yang dilakukan oleh GE/General Electric) dengan waktu pengerjaan 8 bulan (reingineering dan pengerjaan)," imbuhnya.
Pada kesempatan itu juga, antara PLN dan KKA sepakat untuk harga listrik yang dijual adalah sebesar Rp. 450/Kwh.
"KKA dan PLN menyepakati harga pada kisaran Rp. 450/Kwh diluar harga Gas. Untuk menyalurkan Listrik dari KKA ke PLN, PLN akan membangun jaringan dari KKA ke GH PLN dan atas tanggungan biaya PLN," tutup Faisal.
(hen/ang)










































