Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan tingkat inflasi Agustus 2012 mencapai 0,95%, angka ini lebih tinggi dari inflasi Juli lalu sebesar 0,7%.
Secara tahunan alias year on year inflasi Agustus mencapai 4,58%, sementara inflasi tahun berjalan alias year to date (Januari-Agustus 2012) mencapai 3,48%.
"Dari 66 kota di Indonesia, seluruhnya mengalami inflasi. Tertinggi di Palu 2,81%, lalu Samarinda 2,29%. Sementara inflasi terendah di Medan 0,04%," kata Kepala BPS, Suryamin dalam konferensi pers di kantornya, Jalan DR Sutomo, Jakarta, Senin (3/9/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama puasa dan lebaran memang tercatat harga beberapa bahan makanan naik. Namun Suryamin tidak menjelaskan apa yang menjadi pendorong utama inflasi di Agustus 2012.
"Bahan makanan masi ada yang deflasi dan inflasi tidak terlalu tinggi. Bawang merah dan cabai mengalami deflasi," jelas Suryamin. (dnl/ang)










































