Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengatakan, pemerintah tidak ingin proyek ini menjadi masalah saat pembangunan dimulai. Untuk itu, pemerintah harus berhati-hati dalam mengawal proyek ini, agar tidak menjadi beban anggaran negara di kemudian hari.
"Secara umum, akan kita jaga yang namanya project itu tidak akan membuat risiko pada negara, itu yang paling utama. Karena risiko itu jangan lupa, risiko bisa bayar di depan, bisa tidak bayar di depan tapi di belakang sangat besar. Atau bisa sama sekali tidak ada apa-apa di depan, tapi nanti ada risiko, nah ini yang akan kita perhatikan," tegas Agus Marto ketika ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (4/9/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tim tujuh belum rapat lagi," jawabnya singkat.
Tim 7 terdiri dari Menteri Pekerjaan Umum dengan anggota Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Menteri Keuangan, Menteri Hukum dan HAM, Menteri Perindustrian, Sekretaris Kabinet, dan Kepala Bappenas ditunjuk oleh Presiden SBY untuk membahas perencanaan pembangunan JSS.
Agus Marto pun masih enggan mengungkapkan adanya rencana pemerintah memanggil Tomy Winata selaku pihak pemrakarsa pembangunan JSS. "Saya belum mau berkomentar," imbuhnya.
(nia/dnl)











































