Ada 5 Daerah Calon Bandara Baru di Karawang

Ada 5 Daerah Calon Bandara Baru di Karawang

Zulfi Suhendra - detikFinance
Selasa, 04 Sep 2012 19:17 WIB
Ada 5 Daerah Calon Bandara Baru di Karawang
Jakarta - Kementerian Perhubungan menyatakan terus mengkaji pembangunan bandara baru di Karawang, Jawa Barat. Setidaknya ada 5 daerah yang menjadi calon bandara baru.

Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono mengaku pihaknya belum mengkoordinasikan rencana tersebut dengan kementerian lain karena pembangunan bandara ini baru pengkajian.

"Kita masih tinjau lokasi, nanti kalau sudah matang itu akan dibicarakan interdate," ungkap Bambang saat ditemui di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Selasa (4/9/12).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan, ada 5 lokasi yang akan menjadi kandidat wilayah bandara baru ini. Bambang meyakini, pembangunan bandara ini akan sesuai dengan kaidah lingkungan dan tata ruang pemerintah daerah. Namun Bambang tak menjelaskan 5 lokasi tersebut.

"Kita akan lihat tinjau lokasi dan memilihnya yang paling sesuai dengan tata ruangnya yang paling sesuai dengan lingkungan. Iya kita di Karawang. Kita lihat lokasinya kan di situ ada 5 daerah, calon lokasinya nggak cuma satu," paparnya.

Bandara yang akan dibangun ini, menurut Bambang akan mengusung tema Eco Airport. "Bandara yang kita bangun adalah Eco Airport, yang bercirikan lingkungan. Jadi kita nggak mungkin melanggar kaidah-kaidah lingkungan hidup, itu nggak mungkinlah," tegas Bambang.

Menurutnya rencana proyek ini sudah dibicarakan dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian karena telah dimasukkan dalam Metropolitan Priority Area.

"Pasti sudah ada pembicaraan, mereka juga tahu karena ini bagian dari Metropolitan Priority Area (MPA)," cetusnya.

Sebelumnya, Menteri Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, belum ada pembicaraan terkait paparan khusus terkait rencana pembangunan proyek ini. Menurutnya proyek ini terbentur tata ruang daerah, ditambah dengan rencana pemerintah daerah Jawa Barat untuk membangun Pelabuhan di Kertajati.

"Saya tahu ada kontroversial tentang bandara, tapi Menhub dan saya belum sampai pembahasahan itu, tentu akan dibahas bagaimana tata ruangnya, bagaimana teknisnya. Sekarang tata ruang belum ada karena Pemda Jabar telah menetapkan pelabuhan di Kertajati, pelabuhan atau bandara internasional yg berbasis kepada logistik. 60 km di luar bandung," jelas Hatta hari ini.

(zlf/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads