BPK: RI Harus Balajar dari Malaysia & Vietnam Soal Pertanian

BPK: RI Harus Balajar dari Malaysia & Vietnam Soal Pertanian

Wiji Nurhayat - detikFinance
Selasa, 04 Sep 2012 19:34 WIB
BPK: RI Harus Balajar dari Malaysia & Vietnam Soal Pertanian
Jakarta - Badan Pemeriksan Keuangan (BPK) menyarankan agar pemerintah belajar konsep dan regulasi pertanian dari kedua negara tetangga Malaysia dan Vietnam. Kedua negara ini dianggap mumpuni di bidang pertanian.

Hal ini disampaikan oleh anggota BPK Ali Masykur Musa saat penutupan pertemuan BPK dan JAN Malaysia di Sheraton Senggigi Hotel, Lombok, Selasa (04/09/12).

"Kita harus belajar dari Malaysia dan Vietnam. Dua bulan yang lalu saya ke Vietnam," ungkapnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Ali negara Vietnam merespons seluruh kebutuuhan pertanian termasuk pemberian 65% asuransi pertanian yang menjadi tanggung jawab pemerintah Vietnam.

"Petani disana sangat mulia. Yang beda hanya statusnya saja dengan pekerja lainnya. Saya mendukung hal ini pada segi food security atau pengamanan pangan," tuturnya.

Dalam rencana BPK kedepan, tahun 2013 adalah tahun pertama yang menjadi langkah awal BPK untuk melakukan audit sektor pangan. BPK terus memperlebar langkahnya pada pos audit kinerja dengan dimulai tahun 2010.

Setelah audit lingkungan hidup, perikanan dan kelautan akan digarap di semester kedua tahun 2012 dan ditargetkan selesai Mei 2013. Setelah itu sektor pangan menjadi rencana BPK.

"Hal-hal yang menyangkut itu semua bagian dari kewenangan BPK yang dulu kurang didorong. Audit kinerja termasuk sektor pangan penting terhadap kebijakan sebuah negara," tutupnya.

(wij/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads