Doyan Impor Pangan, RI Harus Siaga Satu Hadapi Kekeringan Global

Doyan Impor Pangan, RI Harus Siaga Satu Hadapi Kekeringan Global

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Rabu, 05 Sep 2012 12:08 WIB
Doyan Impor Pangan, RI Harus Siaga Satu Hadapi Kekeringan Global
Jakarta -

Organisasi Pangan Dunia atau Food and Agriculture Organization (FAO) memberikan peringatan soal kekeringan global yang akan terjadi akhir tahun dan tahun depan.

Pemerintah diminta secepatnya mengantisipasi potensi krisis pangan, apalagi Indonesia sampai saat ini bergantung impor pangan dari negara lain misalnya beras, gula, kedelai, dan lain-lain.

"Ini serius terutama Indonesia, karena Indonesia terus impor pangan. Saya ingin mengatakan, ketergantungan impor pangan sangat berisiko. Kalau kekeringan negara eksportir pangan biasanya akan membatasi ekspor mereka demi untuk kepentingan panga mereka," kata Ketua Harian Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Sutrisno Iwantoro kepada detikFinance, Rabu (5/9/2012)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Sutrisno yang juga President Asian Farmers Group for Cooperation (AFGC) ini, untuk jangka pendek seharusnya pemerintah membenahi sistem irigasi dan membuat irigasi baru untuk meningkatkan produksi pangan dalam negeri. Selain itu, dari sisi regulasi harus ada kebijakan yang tearah untuk menjaga ketahanan pangan nasional.

"Presiden bisa melakukan instruksi presiden (Inpres) untuk melakukan koordinasi, Inpres untuk ketahanan pangan. Koordinasi penting, harus ditargetkan apa harus mencapai apa," katanya.

Ia mengingatkan agar kebijakan pertanian di Indonesia harus dikelola secara multi sektoral alias tak hanya kementerian pertanian saja. Banyak kebijakan pertanian yang menjadi kementerian lain.

"Saya ingin mengimbau masalah pangan jangan hanya menteri pertanian, harus multi sektor, pupuk, pestisida, benih itu di kementan, sekarang kita bicara irigasi adalah kementerian pekerjaan umum, tata niaga kementerian perdagangan, pupuk di BUMN," kata Chairman Advocacy Center for Indonesia Farmers (ACIF).

(hen/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads