Organisasi Pangan Dunia atau Food and Agriculture Organization (FAO) memberikan peringatan soal kekeringan global yang akan terjadi akhir tahun dan tahun depan.
Pemerintah diminta secepatnya mengantisipasi potensi krisis pangan, apalagi Indonesia sampai saat ini bergantung impor pangan dari negara lain misalnya beras, gula, kedelai, dan lain-lain.
"Ini serius terutama Indonesia, karena Indonesia terus impor pangan. Saya ingin mengatakan, ketergantungan impor pangan sangat berisiko. Kalau kekeringan negara eksportir pangan biasanya akan membatasi ekspor mereka demi untuk kepentingan panga mereka," kata Ketua Harian Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Sutrisno Iwantoro kepada detikFinance, Rabu (5/9/2012)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Presiden bisa melakukan instruksi presiden (Inpres) untuk melakukan koordinasi, Inpres untuk ketahanan pangan. Koordinasi penting, harus ditargetkan apa harus mencapai apa," katanya.
Ia mengingatkan agar kebijakan pertanian di Indonesia harus dikelola secara multi sektoral alias tak hanya kementerian pertanian saja. Banyak kebijakan pertanian yang menjadi kementerian lain.
"Saya ingin mengimbau masalah pangan jangan hanya menteri pertanian, harus multi sektor, pupuk, pestisida, benih itu di kementan, sekarang kita bicara irigasi adalah kementerian pekerjaan umum, tata niaga kementerian perdagangan, pupuk di BUMN," kata Chairman Advocacy Center for Indonesia Farmers (ACIF). (hen/dnl)










































