Daya Saing RI Melorot, Megawati Institute: Perlu Pemerintahan Bersih!

Daya Saing RI Melorot, Megawati Institute: Perlu Pemerintahan Bersih!

Herdaru Purnomo - detikFinance
Kamis, 06 Sep 2012 13:40 WIB
Daya Saing RI Melorot, Megawati Institute: Perlu Pemerintahan Bersih!
Jakarta -

Peringkat daya saing Indonesia yang kembali jeblok menuai beberapa komentar negatif. Beberapa kalangan memandang hal ini sebagai ketidakberhasilannya pemerintahan Presiden SBY.

Direktur Megawati Institute Arif Budimanta menilai terdapat dua hal yang mengakibatkan daya saing Indonesia kalah jika dibandingkan dengan Malaysia, Thailand, atau Brunei.

"Yang membuat kita lebih rendah daya saingnya dibanding Malaysia, Thailand atau Brunei lebih disebabkan oleh dua hal yang utama," ungkap Arif kepada detikFinance, Kamis (6/9/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang pertama adalah mengenai kompetensi SDM kita," imbuhnya.

Anggota Komisi XI DPR ini mengungkapkan saat ini tingkat rata-rata lama bersekolah penduduk Indonesia yang berusia di atas 15 tahun masih kurang dari 8 tahun artinya tidak menamatkan SLTP. Dikatakan Arif, daya saing kualitas pendidikan Indonesia saat ini berada di bawah Brunei.

"Kita harus segera melakukan transformasi sistem pendidikan kita agar berkesesuaian dengan kebutuhan daya saing global," jelasnya.

Kedua, Arif mengatakan kesiapan teknologi di Indonesia masih minim. "Begitu juga dengan kesiapan teknologi yang diindaktori oleh penggunaan internet, kita juga tertinggal. Ini adalah PR besar bagi kita semua terutama Presiden untuk mengejar ketertinggalan ini agar memiliki daya saing yang sejajar dengan negara-negara maju lainnya khususnya di G20," tuturnya lagi.

Lebih jauh, adapun salah satu faktor yang cukup penting di luar kedua hal tersebut. Arif mengatakan, tingginya korupsi dan suap juga mengakibatkan daya saing global terganggu.

"Pemerintahan yang baik dan bersih yang selama ini didengungkan oleh Presiden ternyata juga belum tercipta," tutupnya.

Tahun ini peringkat daya saing ekonomi Indonesia versi WEF 2012-2013 turun 4 peringkat dari 46 tahun lalu menjadi peringkat 50. Indonesia pun makin ketinggalan dengan Malaysia yang menduduki peringkat 25 di dunia.

Pada survei tersebut dikatakan, daya saing Indonesia turun 4 peringkat menjadi posisi 50 di dunia. Indonesia berada di belakang, Malaysia (25), Brunei Darussalam (28), China (29), serta Thailand (38).

Sementara itu versi WEF untuk daya saing Indonesia 2011-2012, Indonesia telah mengalami penurunan 2 peringkat dari 44 menjadi 46.

(dru/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads