Hal tersebut dijelaskan saat ditemui detikFinance di Menara Kadin Jakarta, Kamis (06/09/12).
"Dimulai dari diri sendiri agar tidak menyuap dan disuap kalau anda nggak menyuap apakah anda bangkrut dan anda akan tau caranya makanya jangan menyuap dan disuap," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Perusahaan perusahaan yang tidak menyuap grade nya pasti tinggi, jangan menyuap kesana kemari lah termasuk ke DPR, ini hal yang biasa tetapi kebangetan," tuturnya.
Dalam survey yang dilakukan Transparancy International posisi Indonesia di Kawasan ASEAN adalah nomor buncit dengan Indeks Persepsi Korupsi (IPK) sebesar 3,0. Sedangkan Thailand 3,5, Malaysia 4,4, Brunei 5,5 dan Singapura 9,3. Didunia lebih parah lagi Indonesia berada di peringkat 142 dari 208 negara, kalah jauh dengan Malaysia yang berada pada posisi 42.
"Bila kecendrungan kedepan tetap seperti ini, Indonesia baru akan mencapai IPK 3,5 sama seperti Thailand di tahun 2030," tutupnya.
(wij/dru)











































