PT Modern Putraindonesia, pemegang lisensi utama ritel moderen 7-Eleven tidak akan menikmati sendirian bisnis convenience store di Indonesia. Rencana franchise atau mewaralabakan bisnis ini masuk rencana bisnis perseroan. Namun kepastian kapan waralaba 7-Eleven dibuka, masih haru menunggu waktu yang tepat.
Manajemen PT Modern Internasional Tbk (MDRN), yang merupakan induk usaha PT Modern Putraindonesia mengungkapkan, pihaknya masih menyiapkan segela aspek bisnis waralaba 7-Eleven, khususnya infrastruktur jaringan.
"Kita akan franchise, karena memang di luar negeri semua 7-Eleven 80%-95% menjalankan bisnis seperti itu," kata Direktur Keuangan MDRN, Donny Sutanto kepada detikFinance, Jumat (7/9/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Persiapan matang sebelum pembukaan waralaba 7-Eleven penting demi memuluskan bisnis perseroan di masa mendatang. Manajemen ingin, segala hambatan teknis franchise tidak muncul dan merugikan franchisor.
"Kita tidak ingin, kalau sudah dibuka, tahu-tahu tidak bisa men-delivier keinginan mitra. Semua harus siap," tegasnya.
Namun sayang Donny belum bisa menargetkan kepastian waralaba 7-Eleven tersebut mulai tawarkan ke publik.
(wep/ang)











































