Wakil PM Belanda: RI-Belanda Intensifkan Kemitraan

Laporan dari Den Haag

Wakil PM Belanda: RI-Belanda Intensifkan Kemitraan

Eddi Santosa - detikFinance
Jumat, 07 Sep 2012 15:25 WIB
Wakil PM Belanda: RI-Belanda Intensifkan Kemitraan
Dubes Retno dan Verhagen (e.santosa/detikcom)
Den Haag - Baik Indonesia maupun Belanda telah menetapkan untuk mengintensifkan kemitraan. Itulah mengapa kedua pemerintah mempunyai kontak sangat sering. Kerjasama saat ini telah berlangsung di segala bidang.

Hal itu disampaikan Wakil Perdana Menteri merangkap Menteri Ekonomi, Pertanian dan Inovasi Maxime Jacques Marcel Verhagen dalam sambutannya selaku tamu kehormatan pada Resepsi Diplomatik dalam rangka HUT ke-67 RI di Wisma Duta, Wassenaar, Rabu malam atau Kamis (6/9/2012) WIB.

"Pemerintah kedua negara akan terus bekerjasama dalam beragam interes bersama, seperti pengelolaan air. Kita telah menandatangani MoU mengenai pengelolaan air pada April lalu dan kita telah bekerja bersama sejak 2009 untuk melindungi Jakarta dari banjir," ujar Verhagen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Verhagen, selain pengelolaan air, Indonesia dan Belanda juga telah mengembangkan kemitraan dalam bidang-bidang lainnya, mulai dari transportasi dan infrastruktur sampai dengan kesehatan dan keamanan pangan, serta bidang demokrasi dan hak asasi manusia.

"Indonesia telah membuktikan diri sebagai mitra sangat penting untuk menyebarkan nilai-nilai demokrasi dan hak asasi manusia di Asia Tenggara, khususnya di Birma," puji Verhagen, yang sebelumnya menjabat Menteri Luar Negeri sejawat Hassan Wirajuda.

Di Negeri Belanda sendiri, lanjut Verhagen, Indonesia terwakili dengan baik dalam segala macam cara. Ada Pasar Malam yang sangat terkenal di alun-alun Malieveld, Den Haag, dan restoran-restoran Indonesia kebanggaan diantara yang terbaik di dunia.

"Kami di Negeri Belanda juga menikmati kehadiran Dubes yang hebat seperti tuan rumah malam ini. Semua itu mengindikasikan bahwa hubungan Indonesia-Belanda akan semakin lebih kuat pada tahun-tahun mendatang," pungkas Verhagen.

Selain Verhagen, resepsi diplomatik itu dihadiri oleh 400 tamu penting antara lain Ketua Mahkamah Agung G.J.M. Corstens, Panglima AB Jenderal Tom Middendorp, mantan Menlu Bernard Bot, anggota senat dan parlemen, para Sekjen dan Dirjen pemerintahan Belanda, para Dubes negara sahabat, kalangan bisnis dan profesional, serta tokoh masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Verhagen menerima potongan pertama nasi tumpeng dari Dubes RI untuk Kerajaan Belanda Retno LP Marsudi, dan mengucapkan selamat dengan iringan harapan agar hubungan Indonesia-Belanda tetap mesra dan mendatangkan manfaat bagi rakyat kedua negara.

Resepsi juga dimanfaatkan untuk mempromosikan Indonesia dengan paket bingkisan bagi para tamu berisi sampel produk dan informasi mengenai Indonesia. Juga top kuliner dalam sajian rijstafel berupa nasi goreng, sate kambing, sate ayam, cendol, gethuk Magelang, lumpia, risoles, ragam minuman dan aneka jajanan pasar lainnya.

Produk-produk dan kelezatan khas kuliner Indonesia yang mengesankan diharapkan dapat membekas dan mendorong orang untuk mengunjungi Indonesia atau restoran-restoran Indonesia di Negeri Belanda dan negara lainnya, terutama negara asal para Dubes negara-negara sahabat.

(es/es)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads