Ini 7 Cara Menghemat Anggaran Pernikahan

Ini 7 Cara Menghemat Anggaran Pernikahan

- detikFinance
Senin, 10 Sep 2012 08:07 WIB
Ini 7 Cara Menghemat Anggaran Pernikahan
Jakarta -

7. Jangan pakai perencana pernikahan

Menggunakan jasa perencana pernikahan akan 'memakan' sebagian besar anggaran Anda. Bayaran sebuah perencana pernikahan bisa mencapai belasan hingga puluhan juta rupiah. Anda dan pasangan bisa menjadi perencana pernikahan sendiri. Memang, ini akan jadi pekerjaan luar biasa berat yang melelahkan mental dan fisik. Tapi Anda bisa menghemat banyak.

6. Jangan pilih menu 'makan meja'

Hindari acara jamuan makan malam tradisional secara buffet maupun 'makan meja'. Cara yang paling hemat adalah menggelar acara di jam makan siang atau sore hari dengan pesta cocktail saja. Mungkin beberapa tamu menggerutu, tapi yang paling penting kan kesejahteraan kantong Anda setelah resepsi.

5. Awasi tagihan minuman beralkohol

Untuk pasangan yang ingin ada minuman beralkohol di pesta resepsinya, hindari open bar. Sediakan pilihan terbatas, misalnya hanya wine atau bir saja. Atau lebih bagus lagi, hanya sediakan signature cocktail. Daripada pakai champagne, Anda bisa menggunakan signature cocktail itu untuk toast bersama. Lebih unik dan berkesan.

4. Beri tamu kue murah

Semakin tinggi, besar dan ramai hiasan kue pengantin, harganya tentu makin mahal. Pilih yang lebih sederhana untuk upacara potong kue. Lalu untuk tamu, bagikan kue bolu potongan yang harganya lebih murah.

3. Pilih bunga sendiri

Biaya yang diperlukan untuk rangkaian bunga pernikahan lumayan mahal. Pilih bunga lokal yang sedang musim dan pilih satu jenis saja. Anda bisa mendapat harga lebih murah jika beli dalam jumlah besar. Atau beli bunga dari toko online. Selain harganya lebih murah, biasanya mereka juga punya jasa pengantaran. Selanjutnya, Anda bisa jadi perangkai buket, rangkaian bunga meja atau boutonnieres sendiri.

2. DIY sebanyak yang Anda bisa

Anda bisa menemukan ide-ide DIY (Do It Yourself) di marthastewartweddings.com atau Pinterest. Tidak akan ada tamu yang mempermasalahkan apakah suvenir yang mereka terima itu buatan sendiri atau barang beli mahal di toko. Minta bantuan ibu, tante atau nenek yang jago kerajinan tangan. Biasanya mereka dengan senang hati membantu calon pengantin.

1. Hapus Agenda Ekstra

Pijat aromaterapi pra nikah, tata rias dan rambut profesional atau pesta lajang sama sekali tidak penting. Lebih baik Anda berinvestasi jangka panjang pada hubungan bersama pasangan di masa depan. Fokus pada hari H pernikahan dan investasikan uang di hal-hal yang bisa menguatkan fondasi hubungan bersama pasangan. Misalnya, ikut konseling pasangan atau perencanaan keuangan. Ini lebih penting dan bisa menciptakan kehidupan pernikahan yang berkualitas.
Halaman 2 dari 8
(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads