Wakil Presiden (Wapres) Boediono mengatakan negara-negara yang mayoritas penduduknya islam umumnya masih tertinggal secara ekonomi. Hal ini merupakan tantangan yang harus dijawab melalui kerjasama ekonomi.
Ia mengharapkan pengembangan jaringan dan peluang perdagangan antar bangsa yang lebih luas di berbagai bidang, tidak hanya di antara negara anggota Organisasi Konferensi Islam (OKI) tetapi juga antara ekonomi negara OKI dan negara non-OKI.
"Sampai saat ini, banyak negara dengan mayoritas penduduknya beragama Islam di dunia, masih menghadapi banyak tantangan dan ketertinggalan di bidang ekonomi," kata kata Boediono dalam sambutannya di acara The 3rd Muslim World Business And Investment Zone (MWBIZ) di JCC, Senayan, Jakarta, Kamis (13/9/2012)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam forum MWBIZ berkumpul para pelaku bisnis, baik para calon Investor, CEO perusahaan, Perbankan, dan Pemilik Perusahaan, dan Para Penyusun Kebijakan, Akademisi,pdan Peneliti di bidang ekonomi, perdagangan, dan industri.
"Saya tentu berharap Forum ini tidak hanya menjadi ajang pertukaran informasi bisnis dan perdagangan, namun lebih dari itu, menjadi ajang disepakatinya berbagai transaksi perdagangan diantara para pesertanya," katanya.
Selain itu Boediono mengharapkan akan terlahir ide-ide baru dan segar untuk memajukan ekonomi, perdagangan, dan industri negara-negara anggota OKI pada forum MWBIZ.
Ia juga mengatakan ajang The 3rd Muslim World BIZ 2012 adalah salah satu contoh kerja cerdas itu. Sehingga para pelaku bisnis di Indonesia terangsang untuk mengambil kesempatan pada Forum MWBIZ untuk aktif mengembangkan jaringan bisnisnya dengan mitra-mitra baru.
"Raihlah peluang, ikuti dengan langkah-langkah nyata," seru Boediono. (hen/dnl)










































