ASEAN Perlu Terbitkan Obligasi

Untuk Dukung Infrastruktur

ASEAN Perlu Terbitkan Obligasi

- detikFinance
Kamis, 02 Sep 2004 13:10 WIB
Jakarta - Menperindag Rini MS Soewandi menyusulkan penerbitan ASEAN Bonds. Obligasi ini dinilai penting untuk mendukung pembangunan infrastruktur di ASEAN yang merupakan salah satu kunci untuk menarik investasi."Kami dalam pembicaraan tadi berpikiran bahwa kita perlu keluarkan bonds ASEAN untuk membiayai pembangunan infrastruktur untuk menarik investasi," kata Rini disela acara Seven ASEAN Invesment Area Council Meeting di Hotel Shangri La, Jl. Jend. Sudirman, Jakarta, Kamis, (2/9/2004).Selain itu, Rini juga mendesak negara-negara ASEAN yang memiliki balance of payment yang kuat untuk melakukan investasi yang lebih banyak di kawasan ASEAN. Diakui Rini, investasi yang masuk ke kawasan ASEAN menunjukkan trend penigkatan meski angkanya masih jauh dibandingkan dengan pencapaian sebelum krisis tahun 1997."Trend investasi dunia secara menyeluruh turun, tapi untuk ASEAN trendnya naik," ungkap Rini.Kenaikan itu, lanjut dia, lebih disebabkan karena foreign direct invesment (FDI) di ASEAN sangat jatuh setelah terjadinya krisis pada 1997 lalu. Berdasarkan data tahun 2003, FDI di negara-negara ASEAN mengalami kenaikan 48 persen dibanding tahun 2002 yakni mencapai 20,3 miliar dolar AS.FDI tersebut diantaranya tersebar dalam bentuk intermediasi keuangan sebanyak 27 persen, manufaktur 23 persen, pertambangan sebesar 20 persen, dan perdagangan sebanyak 11 persen.Pada akhir tahun 2004, kata dia lagi, FDI yang masuk ke negara-negara ASEAN diprediksi bisa meningkat, karena berdasarkan data triwulan pertama 2004 FDI yang masuk telah mencapai 7,3 miliar yang berarti naik 188 persen dibanding periode yang sama tahun 2003.Rini juga menambahkan, saat ini negara-negara di kawasan ASEAN diminta untuk tidak memangdang satu sama lain sebagai kompetitor karena masing-masing negara memiliki kelebihan dan kekurangan yang bisa disinergikan untuk bisa berkompetisi dengan kawasan lain seperti Cina, Rusia maupun Uni Eropa. (mi/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads