Ketua Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta Sarwo Handhayani mengatakan, pada terminal ini, arus penumpang akan diatur sedemikian rupa untuk mengurangi kepadatan.
"Akan ada pemisahan antar penumpang yang datang dan pergi, seperti bandara. Dan juga di luar kota dan dalam kota terpisah, tapi terhubung dengan baik, dan ada ruang antara yang membuat sinkron keduanya," ungkap Handhayani saat ditemui di Hotel Sultan, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (13/9/12).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bagian dari JORR nanti. Dia juga terintegrasi dengan kereta api," sambungnya.
Tak hanya itu, Deputi Gubernur Bidang Transportasi, Perdagangan, dan Industri DKI Jakarta Soetanto Sudhodho mengatakan, terminal ini pun akan dilengkapi dengan pusat perbelanjaan. Terminal ini ditargetkan beroperasi paling lama 2 tahun lagi.
"Itu terminal yang agak besar, kita melihat aktivitas terminal bukan hanya tempat orang bertransfer pindah moda tapi juga sebagai titik atraksi membuat orang itu ingin datang ke sana untuk memanfaatkan transportasi," imbuhnya.
(zlf/dnl)











































