Demikian disampaikan Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Kementerian PPN/Bappenas Dedy S. Priatna saat ditemui di kantornya, Jalan Diponegoro, Jakarta, Jumat (14/9/2012).
"Perkiraan saya paling cepat, desain dan lain-lain itu tahun 2015 atau 2016 baru mulai desain," ungkapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu Jakarta, Bandung, lalu Bandung-Cirebon, terus sampai ke Surabaya, yang diutamakan adalah yang Bandung ke Jakarta dulu, sementara yang Jakarta-Surabaya akan di-study, Cirebonnya nanti oleh pemerintah Jepang," jelasnya.
Mengenai anggarannya, Dedy menyatakan proyek ini diharapkan bisa sepenuhnya dari swasta. Namun, pemerintah akan memberikan dukungan berupa pembebasan lahan.
"Itu Public Private Partnership (PPP), nanti dihitung apakah mau dukungan pemerintah apa tidak, tapi saya maunya swasta 100 persen, paling pengadaan tanah dari kita, memang kewajiban," tandasnya.
(nia/dru)










































