Apple memperkirakan bakal menjual 10 juta iPhone 5 di pasaran pada peluncuran perdananya 21 September nanti, dan bakal meningkat hingga 50 juta pada kuartal IV-2012. Ini merupakan dorongan tersendiri untuk ekonomi AS.
Analis JP Morgan Michael Feroli mengatakan, dirinya melihat iPhone 5 mendorong aktivitas perekonomian AS sebesar 0,25-0,5% apda kuartal IV-2012. Ini apabila iPhone 5 bisa terjual 8 juta unit di AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala Ekonom AS di Decision Economics yaitu Cary Leahey mengatakan, kalkulasi Feroli tersebut masuk akal. "Ini memeprlihatkan kekuatan dari popularitas sebuah produk, yang membuat harganya dinilai sepadan," kata Leahey dikutip dari AFP, Sabtu (15/9/2012).
"Ekonomi AS sangat membutuhkan dorongan ini. Peluncuran iPhone 5 dilakukan pada saat yang tepat," ujar Ekonom lainya yaitu Joel Naroff dari Naroff Economic Advisors.
Saat ini menurut Naroff, nilai pendapatan rumah tangga di AS bergerak datar. Sehingga peluncuran iPhone 5 dinilai tepat waktu.
Para ekonom di AS memang percaya, peluncuran iPhone 5 ini juga akan mendorong konsumsi lebih tinggi karena minat pembelian yang besar.
Selain iPhone 5, Microsoft juga memproduksi komputer tablet, Google pun meluncurkan tablet dan smartphone. Dalam beberapa minggu ke depan, Apple direncanakan akan meluncurkan mini iPad untuk memperkuat posisinya di pasar tablet komputer.
Hal di atas tadi berpotensi untuk mendorong harga saham masing-masing perusahaan. Ini bakal mendorong konsumsi masyarakat yang pada akhirnya mendorong perekonomian. Saham Apple juga terus menembus rekor dan membantu mendorong indeks Nasdaq di Wall Street ke level tertingginya sejak tahun 2000.
Analis dari Morgan Stanley Katy Huberty juga mengatakan, Apple bakal menjual 48 juta hingga 53 juta iPhone dalam kuartal IV-2012 nanti, dan meningkat hingga 266 juta di 2013.
(dnl/dnl)











































