RI Berkomitmen Integrasi Ekonomi Asean Terwujud 2020
Jumat, 03 Sep 2004 11:19 WIB
Jakarta - Presiden Megawati menyatakan, Indonesia berkomitmen untuk mewujudkan integrasi ekonomi negara Asean pada 2020. Alasannya, karena integrasi itu sangat penting untuk menjawab tantangan zaman secara bersama-sama antarnegara Asean."Kita harus bersatu bersama-sama menghadapi dan menjawab tantangan itu. Integrasi ekonomi negara-negara Asean cepat atau lambat harus diterima sebagai kebutuhan nyata yang harus dibangun," kata Presiden Mega dalam pembukaan pertemuan tingkat menteri ekonomi Asean ke-36 di Istana Negara, Jl.Veteran, Jakpus, Jumat (3/9/2004)."Kita pasti sanggup mengtasi halangan dan kesulitan tersebut. Tahu 2020 akan merupakan tahun yang bersejarah ketika terbentuk Asean sebagai pasar tunggal dengan basis produksi tunggal yang dicirikan oleh arus perdagangan barang-barang yang lebih bebas, jasa-jasa, mengalirnya investasi dan pergerakan tenaga kerja terlatih yang lebih bebas," papar Mega.Menurutnya, integrasi ekonomi memang tidak harus berarti harus membangun kekuatan bersama di dalam tetapi menutup diri dari luar. Asea hars tetap terbuka dalam ekonomi global. Asean harus tetap meningkatkan perdagangan dan ikatan ekonomi dengan partner utama Asean seperti India, Cina, Jepang, Korea, Australia, dan Selandia Baru."Saya mendukung perjanjian bebas dengan pelaku-pelaku ekonomi penting di dunia. Karena itu untuk memperluas pasar barang-barang yang diproduksi di Asean dan memungkinkan kita mempunyai akses untuk memperoleh sumber barang modal dan produk-produk yang lebih murah," ungkap presiden.
(nrl/)











































