Lakukan Perjalanan Dinas, Bappenas Minta PNS Tak 'Keroyokan'

Lakukan Perjalanan Dinas, Bappenas Minta PNS Tak 'Keroyokan'

Ramdhania El Hida - detikFinance
Selasa, 18 Sep 2012 15:35 WIB
Lakukan Perjalanan Dinas, Bappenas Minta PNS Tak Keroyokan
Jakarta - Pemerintah imbau para pegawai negeri sipil (PNS) untuk tidak pergi dengan rombongan besar ketika melakukan perjalanan dinas. Hal ini guna mengefisiensikan anggaran perjalanan dinas yang telah dianggarkan pemerintah.

Menteri PPN/Kepala Bappenas Armida Alisjahbana mengungkapkan penganggaran perjalanan dinas PNS telah dilakukan secara tepat. Namun, dari segi pelaksanaannya ia mengakui memang masih banyak PNS yang 'nakal', terutama pada instansi pemerintah di daerah.

"Kita sudah melaksanakan reform, tapi masih ada yang 'nakal-nakal', mungkin ada yang lupa. Begitu fokus ke pusat, padahal delivery-nya di daerah," ujar Armida di kantornya, Jalan Diponegoro, Jakarta, Selasa (18/9/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Armida menyatakan ada dua hal yang bisa diefektifkan terkait perjalanan dinas yaitu dari sisi bentuk kegiatan dan jumlah peserta yang ikut dalam perjalanan dinas.

"Rombonganya yang sederhana-sederhana saja," ujarnya.

Armida mengaku untuk Bappenas telah melakukan efisiensi dalam penggunaan anggaran perjalanan dinas.

"Kalau dari Bappenas sudah sangat-sangat efisien. Kan saya backgroundnya perguruan tinggi, jadi sudah terbiasa begitu, (membawa rombongan sedikit)," ungkapnya.

Untuk itu, lanjut Armida, diperlukan peningkatan pengawasan baik di pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

"Ada Irjen, BPKP, kembalikan ke fungsi pengawasan. Ada evaluasi kinerja, apa yang dirasa tidak efisien," pungkasnya.

Dalam RAPBN 2013, anggaran perjalanan dinas kementerian/lembaga mencapai Rp 23 triliun. Angka tersebut terus naik, pada tahun ini perjalanan dinas mencapai Rp 18 triliun, tahun 2011 mencapai Rp 20,9 triliun, dan pada 2010 mencapai Rp 19,6 triliun.

(nia/dru)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads