"Saya tidak mau mendengar, melihat, ada laporan kalau jembatan ini terlambat, apapun persoalannya jembatan ini harus tepat waktu," tegas Djoko saat melakukan peresmian proses groundbreaking proyek Jembatan Tayan di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Rabu (19/9/2012).
Diungkapkan oleh Djoko,sebenarnya kontrak proyek ini sudah ditandatangai sejak tahun lalu. Namun, pengerjaan proyek ini molor karena masalah finansial dari pemerintah China.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Total investasi untuk pembangunan jembatan ini mencapai Rp 740,030 miliar. Sebanyak 90% dari dana tersebut didapat dari utang, dan 10% dari APBN.
Jika jembatan ini selesai, maka lintas selatan Kalimantan akan terhubung sebagai penunjang Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI).
Jembatan ini akan membentang di atas Sungai Kapuas dengan panjang total 1.420 km dan terbagi atas 2 jembatan yakni jembatan pertama sepanjang 280 meter dengan lebar 11,5 meter, dan Jembatan kedua 1.140 meter dengan lebar 11,5 meter.
Total investasi untuk pembangunan jembatan ini mencapai Rp 907,716 miliar. Untuk pembangunan jembatannya sendiri Rp 740,030 miliar, sedangkan sisanya untuk pembebasan lahan dan pembangunan jalan akses menuju jembatan.
(zlf/dnl)










































