OPEC: September-Desember, Harga Minyak Mentah Turun

OPEC: September-Desember, Harga Minyak Mentah Turun

- detikFinance
Senin, 06 Sep 2004 12:12 WIB
Jakarta - Presiden Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) Purnomo Yusgiantoro memperkirakan harga minyak mentah periode September-Desember 2004 akan mengalami penurunan.Menurut Purnomo, turunnya harga minyak mentah tersebut disebabkan dua hal yakni pemilihan presiden Amerika Serikat (AS) yang diharapkan akan berjalan lancar dan konflik di Irak serta kemelut perusahaan minyak raksasa Irak, Yukos, diprediksi akan selesai dalam waktu dekat."Laporan yang saya terima dari future trading, September hingga Desember kecenderungan harga minyak turun. Penyebabnya ada dua hal, pemilihan Presiden AS dan masalah Irak serta Yukos yang diperkirakan akan cepat selesai. Dengan penurunan ini tentu akan ada excess capacity sehingga perhitungan minyak berapapun besarnya bisa dipenuhi (oleh OPEC)," ungkap Purnomo di sela-sela workshop mengenai Jasa Energi di Hotel Bidakara, Jakarta, Senin (6/9/2004).Pernyataan Purnomo ini berkaitan dengan pernyataan Internasional Energy Agency (IEA) bahwa OPEC tidak sanggup memenuhi kebutuhan minyak mentah dunia sebanyak 3 juta barrel per hari. Dijelaskan Purnomo, salah satu upaya untuk memenuhi permintaan minyak mentah dunia adalah melalui peningkatan investasi.Masalah ini, menurut Purnomo, merupakan poin yang akan disampaikan dalam pertemuan Energy Council di Australia dalam waktu dekat yakni bahwa kebutuhan dunia akan minyak mentah cukup besar."Untuk memenuhi itu, diperlukan eksplorasi. Untuk eksplorasi dibutuhkan investasi dan inevstasi baru bisa dilakukan jika ada penanaman modal," kata Purnomo, yang juga menjabat Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral.Saat ditanya apakah kecenderungan penurunan harga minyak yang diindikasikan dari future trading tersebut akan mengubah visi pertemuan OPEC pertengahan September ini, Purnomo tidak secara tegas memberikan gambaran.Ia hanya menyatakan dengan kecenderungan harga minyak pada September hingga Desember mendatang dan dilihat dari keseimbangan permintaan dan penawaran (supply and demand), diperkirakan akan ada kelebihan suplai minyak mentah dunia sebesar 1,5 juta barrel per hari. Sedangkan negara-negara OPEC kelebihan suplainya mencapai 2 juta barrel per hari. (ani/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads