"Dengan revenue Rp 1 triliun tersebut pada 2011 neraca keuangan Merpati masih mencetak kerugian Rp 750 miliar," ujarnya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi XI, Selasa (25/9/2012).
Dikatakan Rudy, dengan kinerja sepanjang semester I-2012 yang awalnya hanya mencapai target rata-rata 60%, hingga bulan Juni 2012 sudah mencapai 80% dan ditargetkan tahun depan mencapai 90%. Sedangkan Ebitda mencapai 21%, sehingga Rudy yakin tahun depan Merpati sudah berhasil cetak laba.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Memang diakuinya, hingga 4 bulan terakhir di Semester I-2012, Merpati masih mencetak kerugian Rp 360 miliar.
"Selama empat bulan pertama 2012 Merpati memang masih mencetak kerugian Rp 360 miliar, tapi dengan bisnis plan Merpati salah satunya dengan tambahan pesawat baru Merpati akan mencetak labapada tahun depan," tandasnya.
(rrd/dru)











































