PPATK: Laporkan Penyimpangan Anggaran, Jadilah Pejuang

PPATK: Laporkan Penyimpangan Anggaran, Jadilah Pejuang

Herdaru Purnomo - detikFinance
Kamis, 27 Sep 2012 09:53 WIB
PPATK: Laporkan Penyimpangan Anggaran, Jadilah Pejuang
Jakarta - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut mengawasi pengeluaran dan penerimaan negara dalam APBN. Wakil Kepala PPATK, Agus Santoso mengungkapkan sudah saatnya seluruh lapisan masyarakat untuk menanamkan jiwa pejuang dalam setiap pribadi.

"Setiap petugas di sektor penyedia jasa keuangan, baik itu di bank, pedagang valuta asing, usaha pengiriman uang, asuransi, pegadaian, perusahaan efek, wali amanat dan koperasi simpan pinjam sudah saatnya untuk menanamkan jiwa pejuang dalam dirinya sebagai pribadi-pribadi yang anti pencucian uang, anti korupsi, anti narkoba, anti pendanaan terorisme," kata Agus kepada detikFinance, Kamis (27/9/2012).

Menurut Agus, agar negara menjadi kuat, terdapat 3 hal yang harus dilindungi, yaitu sustainabilitas APBN/APBD, perlindungan kemakmuran rakyat, dan perlindungan kekayaan alam Nusantara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita harus sama-sama memastikan agar penerimaan APBN bisa diterima 100% sesuai rencana penerimaan negara dan harus bersama-sama pula mengawasi agar rencana pengeluaran negara juga bisa digunakan sesuai dengan rencananya. Karena selisih antara penerimaan dan pengeluaran APBN harus ditutup dengan pinjaman, apakah itu pinjaman domestik atau bahkan pinjaman luar negeri," paparnya.

Hanya dengan semangat anti korupsi, sambung Agus maka APBN mampu membiayai kegiatan negara untuk mencapai kemakmuran. Selanjutnya, PPATK mengajak masyarakat juga harus memiliki semangat melindungi rakyat dengan memberi rasa aman, yaitu dengan menumbuhkan semangat anti narkoba, anti penjualan anak dan wanita, serta anti gerakan terorisme.

Yang ketiga, menurut Agus harus menumbuhkan semangat utk melindungi kakayaan alam Nusantara, baik kekayaan buminya, maupun kekayaan flora faunanya.

"Dengan menumbuhkan ketiga semangat itu, maka ketiga matra negara yaitu keberlangsungan APBN, perlindungan rakyat dan perlindungan kekayaan alam nusantara akan bisa diwujudkan. Dan itu semua membutuhkan nilai-nilai kejuangan para petugas Penyedia Jasa Keuangan dengan cara menerapkan Know Your Customer dengan seksama dan berani segera melaporkan adanya dugaan Transaksi Keuangam Mencurigakan kepada PPATK," paparnya.

"Dengan upaya untuk menghindarkan diri dijadikan sarana dan sasaran kejahatan TPPU, maka PJK juga sudah ikut serta menjadi pejuang anti korupsi, anti narkoba, anti terorisme dan anti pencucian uang," pungkas Agus.

(dru/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads