Ini Pesan Foke untuk Proyek MRT Jakarta

Ini Pesan Foke untuk Proyek MRT Jakarta

Ray Jordan - detikFinance
Jumat, 28 Sep 2012 13:08 WIB
Ini Pesan Foke untuk Proyek MRT Jakarta
Jakarta - Proyek pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) sudah memasuki tahap tender dengan nilai mencapai Rp 4,5 triliun. Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo (Foke) berharap agar proses tender mega proyek tersebut bisa dilakukan secara transparan dan profesional.

"Ada 3 paket tender yang nilainya Rp 4 trilun hingga Rp 4,5 trilun, yang proses tendernya sudah berlangsung sejak Mei lalu. Pesan saya, karena paket ini besar jumlahnya, saya berharap agar ini diawasi, dimonitor dan dikendalikan dengan baik," ujar Foke saat jumpa pers dengan pihak MRT Jakarta di gedung Balaikota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (28/9/2012).

Sejak bulan Mei lalu, lanjut Foke, proses tender sudah dilakukan secara transparan bahkan melibatkan pihak pemerintah Jepang melalui Japan International Cooperation Agency (JICA).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Paket tender ini dilaksanakan secara transparan dan diawasi berbagai pihak, termasuk pihak yang menjadi steering yaitu pemerintah Jepang melalui JICA," terang Foke.

Proses tender yang dilakukan secara transparan dan profesional ini juga sebagai upaya untuk menciptakan birokrasi pemerintahan yang bersih.

"Selain target fisik yang kita capai, saya berharap ini menjadi good governance dengan tercapainya asas tranparansi, akuntabilitas dan profesionalisme," ungkap Foke.

Seperti diketahui MRT Jakarta yang berbasis rel rencananya akan membentang kurang lebih Β± 110,8 Km, meliputi dua koridor utama, yaitu koridor selatan-utara yang jadi prioritas, sementara itu koridor timur-barat masih tahap kajian, dari timur Jakarta-Balaraja.

Untuk koridor Selatan-Utara (Koridor Lebak Bulus-Kampung Bandan) sepanjang kurang lebih Β± 23, 8 km dan Koridor Timur–Barat sepanjang kurang lebih Β± 87 km. Koridor Lebak Bulus-Kampung Bandan dilakukan dalam 2 tahap:

Tahap I yang akan dibangun terlebih dahulu menghubungkan Lebak Bulus sampai dengan Bundaran HI sepanjang 15,7 km dengan 13 stasiun (7 stasiun layang dan 6 stasiun bawah tanah) ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2016.

MRT tahap I Lebak Bulus-Bundaran HI, koridor utara-selatan, jalur MRT terdiri dari 13 stasiun MRT. Yaitu sebanyak 7 stasiun sepanjang 7 Km berada di atas (elevated/layang) yaitu stasiun Lebak Bulus, Fatmawati, Cipete, Haji Nawi, Blok A, Blok M dan Sisingamangaraja.

Sementara itu 6 stasiun sepanjang 6 Km berada di bawah tanah yaitu Bundaran Senayan, Istora, Benhil, Setiabudi, Dukuh Atas, Bundaran HI.

Untuk tahap II masih koridor utara-selatan, rencananya stasiun-stasiunnya semuanya di bawah tanah antara lain Kebon Sirih, Monas, Harmoni, Glodok, Kota dan Kampung Bandan. MRT Tahap II utara-selatan dari Bundaran HI ke Kampung Bandan sepanjang 8,1 Km yang akan mulai dibangun sebelum tahap I beroperasi dan ditargetkan beroperasi 2018 dipercepat dari 2020.

(jor/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads