Ada dua calon konsorsium untuk jadi nominasi pengerjaan proyek jalur bawah tanah yaitu Obayashi bersama Wijaya Karya (Wika) dan Sumitomo bersama Hutama Karya (HK).
"3 paket jalur underground (bawah tanah) sudah ada calon konsorsiumnya yaitu dari pihak Jepang dan BUMN. Ada 2 calon konsorsium yang sudah kita lakukan cek dan ricek baik dalam segi administrasi maupun kelayakan, dan ada 1 konsorsium yang menangkan 2 paket," kata Direktur Utama PT MRT Jakarta Tribudi Rahardjo saat konferensi pers di Balai Kota Jakarta, Jumat (28/9/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara total jumlah paket yang ditawarkan pada calon konsorsium berjumlah 8 paket yang mencakup 3 paket proyek bawah tanah, 3 paket proyek layang, 1 paket penyediaan kereta dan 1 paket penyediaan sistem.
"Rp 4-4,5 triliun rupiah, kita harus hati-hati dalam menentukan tender yang terbuka ini, 4 Oktober 2012 kita akan umumkan tender yang menangkan proyek ini," tutupnnya.
Sebelumnya Sebanyak 5 BUMN karya bersaing mengikuti tender pembuatan terowongan Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta. Lima BUMN itu antara lain PT Wijaya Karya (Wika) Tbk, PT Adhi Karya Tbk, PT Waskita Karya, PT Hutama Karya (HK) dan PT PP.
Berikut ini konsorsium yang sempat lolos prakualifikasi konstruksi segmen bawah tanah proyek antara lain:
1. Kajima - Waskita Joint Operation
2. Obayashi - Shimizu - Jaya Konstruksi - Wijaya Karya
3. SMCC (Sumitomo) - HK Joint Operation
4. Taisei - PP Joint Operation
5. Tokyu - Adhi Joint Operation
(wij/hen)










































