"Kita mengajukan 2 dari 3 paket yang diajukan untuk pembangunan proyek underground (bawah tanah) tetapi selain itu kita ajukan 3 paket untuk pembangunan jalur layang," ungkap Sekretaris Perusahaan WIKA Natal Pardede saat dihubungi detikFinance, Sabtu (29/9/2012).
Secara total jumlah paket yang ditawarkan pada calon konsorsium berjumlah 8 paket yang mencakup 3 paket proyek bawah tanah, 3 paket proyek layang, 1 paket penyediaan kereta dan 1 paket penyediaan sistem.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jalur transportasi massal berbasis rel ini nantinya akan menghubungkan Lebak Bulus-Bundaran HI dan terbagi dalam rute Lebak Bulus-Sisingamangaraja yang akan dibangun sepanjang 9,8 km dan terdiri dari tujuh stasiun layang, dan akan dilanjutkan dengan Senayan-Bunderan HI dengan enam stasiun bawah tanah sepanjang 5,9 km.
Proyek ini dibangun atas kerjasama antara Indonesia dengan Jepang yang diprakarsai oleh Japan Internasional Coorperate Agency (JICA). Dana pinjaman yang dikeluarkan JICA adalah Rp 15 triliun yang terbagi untuk 8 paket.
Pihak Pemprov dan PT MRT Jakarta sendiri baru mengkonfimasi biaya yang dihabiskan untuk proyek bawah tanah sebesar Rp 4-4,5 triliun sedangkan untuk proyek layang, penyediaan kereta dan sistem belum diumumkan.
"Kita sangat berminat sekali juga pada jalur layang makanya kita ajukan juga 3 paket dari 3 paket yang diajukan," tutupnya.
(wij/ang)











































