"Outsourcing banyak manfaatnya, terutama untuk efisiensi perusahaan, jadi jangan dihapuskan," kata Senior Country Economist Indonesia Resident Mission Edimon Ginting ketika ditemui di kawasan Menteng, Jakarta, Rabu (3/10/2012).
Menurut Edimon, tidak mungkin suatu perusahaan itu memiliki pegawai yang seluruhnya berstatus karyawan tetap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan, manfaat lain adanya outsourcing cukup banyak, seperti pekerjaan cleaning tadi, membuat ada standar pekerjaan cleaning, bahkan pengusaha-pengusaha Amerika lebih suka menggunakan pegawai outsourcing dengan mengambil pekerja asal India.
"Pegawai di perusahaan milik Amerika, back office-nya lebih banyak dari negara India, karena upah pegawai Amerika Serikat jauh lebih mahal," ungkapnya.
Tidak hanya bagi perusahaan saja yang untung, kata Edimon, pegawai outsourcing juga diuntungkan karena bisa kerja tidak hanya di satu tempat.
"Seperti pekerja outsourcing di bidang IT, dia tidak hanya kerja di satu tempat saja bisa didua perusahaan bahkan lebih, kan lebih untung," ucapnya.
(rrd/dnl)










































