Serikat Pekerja Desak Pemerintah Berantas Mafia Outsourcing

Serikat Pekerja Desak Pemerintah Berantas Mafia Outsourcing

Wiji Nurhayat - detikFinance
Senin, 08 Okt 2012 18:35 WIB
Serikat Pekerja Desak Pemerintah Berantas Mafia Outsourcing
Jakarta - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) desak pemerintah untuk segera memberantas habis mafia outsourcing. Outsourcing dipandang sebagai sistem perbudakan ketenagakerjaan di era moderen saat ini.

"Banyak mafia, pemerintah harus hilangkan outsourcing," ungkap Sekjen KSPI Muhammad Rusdi di DPR, Senin (8/10/2012).

Menurut Rusdi ada 942 perusahaan outsourcing yang tersebar di Ibukota Jakarta yang kantornya tidak jelas dimana lokasinya. Rusdi mengaku bahwa outsourcing adalah sistem perbudakan diera moderen saat ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Masa gaji office boy hanya Rp 700.000/bulan, ini perbudakan di era modern. Cabut seluruh izin perusahaan outsourcing ini penjelasan dari kami," katanya.

Rusdi mencontohkan lain, sebuah perusahaan besar sekelas Jasa Marga pun bermain mata dengan perusahaan outsourcing. Permainan ini memberikan keuntungan yang tidak sedikit bagi mereka yang 'bermain' yaitu direksi dan perusahaan outsourcing.

"Seharusnya gaji yang diterima karyawan Jasa Marga itu Rp 2,8 juta/bulan tetapi mereka hanya dapatkan Rp 1,6 juta/bulan. Jelas ada permainan mafia alias direksi dengan outsourcing Jasa Marga, berantas habis, mereka untung per bulan Rp 7 miliar," tutupnya.

(wij/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads