Daging Beku dan Ribuan Sapi Hamil Masih Tertahan di Priok

Daging Beku dan Ribuan Sapi Hamil Masih Tertahan di Priok

- detikFinance
Rabu, 10 Okt 2012 14:23 WIB
Daging Beku dan Ribuan Sapi Hamil Masih Tertahan di Priok
Jakarta - Direktorat Bea dan Cukai membenarkan informasi dari Kementerian Perdagangan bahwa terdapat 188 kontainer berisi daging sapi beku asal Australia dan 3.700 sapi hamil dari negara yang sama. Saat ini keduanya masih dalam pengawasan Balai Karantina Hewan, Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara.

"Iya benar, ada 188 kontainer daging sapi beku asal Australia dan 3700 Sapi dari Australia. Sekarang posisi masih di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara, tepatnya di Balai Karantina," ungkap Dirjen Bea Cukai Agung Kuswandono di Kantor Bea Cukai Kemayoran Jakarta Pusat (10/10/2012).

Sebelumnya, Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Deddy Saleh berujar, 188 kontainer berisi daging sapi beku dan 3700 sapi besar hidup masih tertahan di salah satu pelabuhan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tertahannya daging beku dan ribuan sapi ini karena ada kesalahan prosedur antara importasi dengan izin yang diberikan. Mengenai sapi hidup, izin yang diberikan adalah bibit. Tetapi ternyata ternak yang dikirim, sapi hamil.

"Bukan ditahan, tetapi lagi di cek dan ricek oleh Balai Karantina Hewan. Ditakutkannya apakah daging dan sapi hidup ini mengandung penyakit. Sampai saat ini saya belum tau masalahnya apa," katanya.

Sesuai prosedur, menurut Agung setelah pemeriksaan yang dilakukan oleh Balai Karantina Hewan, Bea Cukai resmi mengambil kendali untuk menindaklanjuti masalah ini. Dua kebijakan akan dilakukan, apakah dikirim kembali ke negara asal atau dimusnahkan.

"Nanti tergantung Balai Karantina keputusannya apa, bisa jadi kita reexport atau dimusnahkan. Ini dua barang (daging beku dan sapi hidup), sudah ada sejak dua bulan yang lalu," tutupnya.

(wij/wep)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads