Hal itu dipengaruhi dari beberapa faktor, pekerjaan, lingkungan, pakaiaan yang mereka pakai, makanan yang mereka makan dan lain sebagainya.
Namun, diantara itu semua, ada satu faktor yang menjadi yang terpenting, yaitu merek atau brand yang mereka pakai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
5. Google
|
|
Pada awalnya, perusahaan ini dibentuk sebagai perusahaan saham pribadi pada tahun 1998, dan dilakukan penawaran saham perdana pada 19 Agustus 2004. Hampir seluruh keuntungan dari perusahaan ini berasal dari AdWords. Nilai merek ini pada tahun 2012 mencapai USD 37,6 miliar.
4. IBM
|
|
IBM juga merupakan perusahaan teknlogi informasi terbesar di dunia dan salah satu yang terus berlanjut dari abad ke-19 karena perusahaan ini berdiri sejak tahun 1911. Nilai merek IBM adalah USD 48,5 miliar.
3. Coca Cola
|
|
Selain memiliki merek yang paling bernilai di dunia, Coca Cola juga merupakan mereka yang memiliki logo paling terkenal di dunia. Merek ini sudah sangat terkenal dibanyak negara.
Saat ini, minuman bersoda ini telah tersebar di restoran, toko, dan memiliki mesin pengecer yang tersebar di 200 negara. Saingan utama merek ini adalah Pepsi, namun belum mampu menyaingi sebagai merek yang bernilai tinggi. Merek Coca Cola ini bernilai USD 50,2 miliar.
2. Microsoft
|
|
Didirikan tanggal 4 April 1975 oleh Bill Gates dan Paul Allen, Microsoft merupakan pembuat perangkat lunak (software) komputer terbesar di dunia. Perusahaan ini pun memiliki merek terbesar di dunia keedua setelah Apple. Pada tahun 2012 ini, merek Microsoft bernilai USD 54,7 miliar.
1. Apple
|
|
Didirikan pada tahun 1976 oleh Steve Jobs, Steve Wozniak dan Ronald Wayne. Apple saat ini memang merajai pasar telepon seluler didunia.
"Lihat pasar ponsel pada tahun 2007, saat Apple sama sekali belum ada. Apple sekarang bahkan telah menjual 5 juta unit iPhone 5 hanya dalam waktu 1 minggu setelah produk itu diluncurkan bulan lalu," ungkap Direktur Operasional dari Perusahaan Konsultan Penn Schoen Berland.
Merk Apple bernilai USD 87,1 miliar, atau naik 52% dibanding tahun lalu saat Forbes merilis data yang sama.
Halaman 2 dari 6











































