Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), Sofjan Wanandi mendesak pemerintah agar menertibkan para perusahaan alih daya (outsourcing) yang nakal atau tidak memiliki izin yang benar.
Ide yang dilontarkan Sofyan bertujuan untuk kesejahteraan buruh dan juga dapat meminimalisir terjadinya demo yang belakangan ini marak terjadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Sofjan melanjutkan, penertiban dan penyelesaian masalah outsourcing diperlukan untuk menarik investasi dan membuka industri di Indonesia.
"Saya ketemu perusahaan dari AS yang mengatakan, tadinya mau investasi untuk outsouching dengan IT dan teknologinya, tapi dengan begini akhrinya nggak jadi lagi lah.
"Seperti kemarin, saya mendapatkan industri permobilan, bagaimana? Yang bikin jok itu semua usaha-usaha kecil. Dia bilang, kalau nggak boleh outsourcing ya kita bikin perusahaan gede bikin jok ini, ya matilah industri kecil ini," jelasnya.
"Jadi semua salah kaprah memaknai outsourcing ini," cetusnya.
(zul/wep)











































