Konsultan Jembatan Selat Sunda, Wiratman Wangsadinata mengatakan desain yang dibuat dari Anyer sampai Palembang dibuat hampir lurus, sehingga nantinya bisa dilewati Kerata Api.
"Desain yang dibuat dalam pembangunan JSS hampir lurus, jadi nanti sangat mudah dilewati kereta api," kata Wiratman dalam diskusi panel JSS di Universitas Indonesia, Depok, Kamis (11/10/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sangat kuat, walaupun dilintasi kereta api, sudah kita ukur beban matinya JSS jadi walau kereta api lewat itu seperti semut saja, karena sangat kuat, bahkan ditambah dengan kendaran yang melintasi Jembatan walau macet sekalipun," ujarnya.
Diungkapkan Wiratman, desainnya nanti kereta akan berada di tengah, sebelah kanan menuju pulau Jawa dan sebaliknya menuju Palembang. "Nanti keretanya berada ditengah-tengah," katanya.
Terkait segi keamanan, dari studi yang telah dilakukan JSS akan tahan dari gangguan gemba vulkanik dan flutter.
"Aman dari Gempa vulkanik walaupun jarak antara gunung Krakatau sangat dekat, selain itu bahaya yang paling ditakutkan dari sebuah jembatan yakni flutter juga sudah bisa diantisipasi dengan desain JSS itu sendiri. Flutter adalah gejala goncangan yang mengakibatkan jembatan ambruk," tandasnya.
(rrd/hen)










































