"Swasembada tambah sawah, itu keliru, BUMN tambah sawah itu kebijakan keliru, itu akan menyaingi petani. Kalau tambah sawah harus ada pengairan itu akan babat hutan lagi," kata JK di Kantor Pusat Bulog Jakarta, Senin (15/10/2012).
JK menilai, solusi terbaik adalah melakukan revitalisasi dan peningkatakan produktitas persawahan yang telah ada.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan akibat rencana Dahlan itu, JK menyebut penambahan lahan sawah baru oleh BUMN bisa berdampak buruk kepada para petani di Jawa. Selain itu, penciptaan 100.000 hektar lahan sawah baru itu sulit dicapai dalam waktu singkat.
"100 ha sawah itu gak akan kelar dalam 10 tahun," pungkasnya.
Sebelumnya, perihal sawah ini Dahlan sempat menyentil pemerintah daerah Kaltim yang berjanji memberikan lahan untuk cetak sawah baru sekitar 100.000 hektar namun setelah dicek ke lokasi ternyata tidak ada.
Dahlan berencana menggarap sawah-sawah yang ada ini dengan menggunakan BUMN pertanian dan perkebunan. Hal ini dilakukan untuk memperkuat produksi beras RI.
(hen/dru)










































