JK Sindir Dahlan Iskan Soal BUMN Garap 100.000 Hektar Sawah

JK Sindir Dahlan Iskan Soal BUMN Garap 100.000 Hektar Sawah

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Senin, 15 Okt 2012 13:21 WIB
JK Sindir Dahlan Iskan Soal BUMN Garap 100.000 Hektar Sawah
Jakarta - Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla menyindir rencana Menteri BUMN, Dahlan Iskan yang ingin menambah sawah baru seluas 100.000 hektar di Kalimantan. JK menilai, kebijakan penciptaan lahan sawah baru adalah sebuah tindakan yang salah.

"Swasembada tambah sawah, itu keliru, BUMN tambah sawah itu kebijakan keliru, itu akan menyaingi petani. Kalau tambah sawah harus ada pengairan itu akan babat hutan lagi," kata JK di Kantor Pusat Bulog Jakarta, Senin (15/10/2012).

JK menilai, solusi terbaik adalah melakukan revitalisasi dan peningkatakan produktitas persawahan yang telah ada.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang paling mungkin adalah meningkatkan produktifitas, 5,5 ton jadi 6-7 ton (per hektar). Itu tugasnya UGM, IPB, ITB cari bibit terbaik. Itu yang diperlukan, bibit, pupuk, pengairan," tambahnya.

Bahkan akibat rencana Dahlan itu, JK menyebut penambahan lahan sawah baru oleh BUMN bisa berdampak buruk kepada para petani di Jawa. Selain itu, penciptaan 100.000 hektar lahan sawah baru itu sulit dicapai dalam waktu singkat.

"100 ha sawah itu gak akan kelar dalam 10 tahun," pungkasnya.

Sebelumnya, perihal sawah ini Dahlan sempat menyentil pemerintah daerah Kaltim yang berjanji memberikan lahan untuk cetak sawah baru sekitar 100.000 hektar namun setelah dicek ke lokasi ternyata tidak ada.

Dahlan berencana menggarap sawah-sawah yang ada ini dengan menggunakan BUMN pertanian dan perkebunan. Hal ini dilakukan untuk memperkuat produksi beras RI.

(hen/dru)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads