Dahlan beralasan, dilibatkannya BUMN perkebunan pada mega proyek pembangunan 5 ruas jalan tol tersebut untuk mempercepat pembangunan. Pasalnya, PTPN memiliki banyak lahan yang bisa dimanfaatkan.
"Hutama Karya akan bentuk perusahaan konsorsium dengan perkebunan BUMN yang dilewati jalan tol yang digarap HK, maka tanahnya akan jadi ekuitas sehingga buat optimis jalan tol cepat terbangun. Dulu jalan tol gak feasible, karena biaya mahal," kata Dahlan usai rapim BUMN di Kator Pusat Perumnas Jakarta, Selasa (16/10/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"60% biaya dari jalan tol dari PTPN, jadi gak besar. Bentuk masih dirumuskan. Bentuk terserah, asal uang gak keluar dari HK untuk ganti rugi tanah. Ini murni dengan negara," tambahnya.
(hen/ang)











































