Dahlan sendiri menerima dengan positif sindiran JK tersebut bahkan usulan peningkatan produktivitas persawahan yang disebut JK telah masuk ke dalam rencananya.
"Saya setuju, sama pendapat seperti pak JK, musim tanam akan datang 3,2 juta ton (beras)," kata Dahlan di kantor Pusat Perumnas jakarta, Selasa (16/10/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penambahan baru juga harus dilakukan, maksudnya kan kenapa nambah lahan bukan intensifikasi," tambahnya.
Sehari sebelumnya, saat peluncuran sebuah buku, JK menyindir rencana Menteri BUMN, Dahlan Iskan yang ingin menambah sawah baru seluas 100.000 hektar di Kalimantan. JK menilai, kebijakan penciptaan lahan sawah baru adalah sebuah tindakan yang salah.
"Swasembada tambah sawah, itu keliru, BUMN tambah sawah itu kebijakan keliru, itu akan menyaingi petani. Kalau tambah sawah harus ada pengairan itu akan babat hutan lagi," kata JK kemarin.
JK menilai, solusi terbaik adalah melakukan revitalisasi dan peningkatakan produktitas persawahan yang telah ada.
"Yang paling mungkin adalah meningkatkan produktifitas, 5,5 ton jadi 6-7 ton (per hektar). Itu tugasnya UGM, IPB, ITB cari bibit terbaik. Itu yang diperlukan, bibit, pupuk, pengairan," tambahnya.
(/)










































