"Karena sifatnya yang informal, maka yang bisa kita ambil manfaatnya dari pertemuan ini adalah jalinan hubungan bilateral diantara sesame anggota ACD," kata Menko Perekonomian Hatta Rajasa di sela-sela KTT Asia Cooperation Dialogue (ACD) di Kuwait (16/10/2012).
Selain membawa agenda kerja sama untuk efisiensi energi, lanjut Hatta, Indonesia juga membawa agenda pengembangan dan pembangunan energi terbarukan dan energi alternatif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hatta menyebutkan, Indonesia sudah menyiapkan rencana aksi pelaksanaan agenda-agenda utama yang akan dilaksanakan mulai 2013 hingga 2015 tersebut.
Hatta menilai, momentum pertemuan dalam KTT ACD ini menjadi poin baik untuk memperbaiki kesenjangan neraca perdagangan antara Indonesia-Kuwait. Menurut Hatta saat ini Indonesia masih defisit. "Dalam kerjasama perdagangan, kita tidak balance. Indonesia masih defisit,"paparnya.
Untuk merealisasikannya, Hatta dijadwalkan akan bertemu dengan Menteri Keuangan Kuwait diakhir acara KTT ACD. "Saya akan melakukan pertemuan dengan Menteri Keuangan Kuwait dan Perdana Menteri untuk membicarakannya lebih lanjut" tutupnya.
Hatta Rajasa menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia Cooperation Dialogue (ACD) di Kuwait yang digelar pada 16-17 Oktober 2012. ACD merupakan forum kerjasama negara-negara Asia dalam bidang ekonomi, riset pengetahuan dan sosial budaya.
ACD yang beranggotakan 32 negara di Asia Tenggara, Asia Timur, Asia Barat dan Timur Tengah.
(ega/ang)










































